dr. Pepriyanto Nugroho

dr. Pepriyanto Nugroho

Dokter

Pepriyanto Nugroho, seorang dokter umum kelahiran 5 Oktober 1969 merupakan seorang dokter umum yang telah mengabdikan diri di dunia Kesehatan selama 23 tahun. Beliau mengawali profesinya sebagai dokter umum di Kabupaten Blitar sejak tahun 2000. Dokter lulusan Universitas Brawijaya tahun 1996 ini dikenal sebagai dokter yang berprestasi sejak beliau menempuh pendidikan dasar hingga pendidikan dokter.

Beliau dikenal pula sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi keilmuan . Beberapa teman sejawatnya mengatakan bahwa beliau merupakan sosok yang tulus dan penyayang kepada siapapun dan menjunjung tinggi kesetaraan sejawat dalam hal berbagi ilmu.

Dokter peraih beasiswa selama menempuh pendidikan dokter ini awalnya merasakan demam sejak 5 hari pasca merawat pasien diabetes melitus yang tidak diketahuinya jika telah positive COVID-19. Pasien yang dirawatnya datang dengan keluhan utama hiperglikemi dan beliau langsung menolong dengan melakukan tatalaksana penurunan cepat gula darahnya. Pasien datang tanpa keluhan yang mengarah ke COVID-19.

Beliau dirawat di RS Ngudi Waluyo Wlingi pada Rabu, 24 Juni 2020. Djoko lantas dirujuk ke RS Lavallete Malang mulai Kamis, 25 Juni 2020 karena mengalami penurunan kondisi. Beliau pun menghembuskan napas terakhirnya setelah 15 hari dirawat yaitu pada Jumat, 10 Juli 2020 pasca berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Pepriyanto Nugroho, menurut keluarganya, merupakan sosok yang sangat bertanggung jawab dan memiliki kedisiplinan yang tinggi dalam menjalani hidupnya. Beliau juga sangat peduli dan dekat dengan keluarga. Pepriyanto Nugroho juga dikenal mahir bermain alat musik drum, dan tergabung dalam Band Musik IDI Kabupaten Blitar kurang lebih 2 tahun terakhir ini.

Menurut pasien yang selama ini menjadikan beliau dokter langganannya, almarhum merupakan sosok yang sangat telaten serta tulus dalam membantu orang lain dan sangat baik hati. Beliau pula merupakan sosok yang dikenal tegas dan terus terang jika ada sesuatu hal yang dirasa salah dan kurang tepat. Namun karena itulah, sosoknya hingga kini amat dirindukan oleh banyak masyarakat luas.
Novita - Saturday, September 5, 2020
"Beliau selalu aktif di setiap seminar kedokteran yang diikuti"
Dr. dr. Trimaharani MSi SpEm - Saturday, September 5, 2020
"Kakak kelas yg pernah mengospek saya tahun 90 lalu... Jasamu abadi"
Dr Marintik Ilahi, SpKJ - Saturday, September 5, 2020
"Beliau kakak kelas di FKUB, beliau baik,disiplin, care terhadap pasien. Insyaallah husnul khotimah. Aamiin ya Robbal'alamiin"
Lina - Saturday, September 5, 2020
"Beliau atasan yg sangat baik,tidak pelit ilmu,tidak ada batasan antara bos dan karyawan,dokter terbaik yg pernah saya kenal,terimakasih untuk 3th ini pak nug,semoga Husnul khotimah aamiin"
Dr jamal sppd - Saturday, September 5, 2020
"Sahabat yang baik sejak kuliah, dari keluarga yang baik dan membangun keluarga yang baik, taat beribadah, kasih sayang terhadap orang tuanya yang menjadikan kita semua merasa sangat kehilangan, selamat jalan sahabat, mudah mudahan Alloh SWT menempatkan mu kelak dalam janah."
Anggriani Burhan - Monday, September 7, 2020
"Semoga almarhum di terima di sisi Allah, di ampuni semua dosa dosa nya, di terima semua amal ibadah nya dan di tempatkan di tempat yg terbaik di sisi Allah , Aamiin YRA"
Deny Christianto - Saturday, September 12, 2020
"Semoga beliau Dicatat meninggal sebagai Syahid.. Meninggal dalam berjuang melawan pandemi.. Inalilahi wainalilahi roziun.."
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi