dr. H.M. Syamsu Rizal bin Moenif Ahmadi

dr. H.M. Syamsu Rizal bin Moenif Ahmadi

Dokter

Sebagai dokter senior, dr. H.M. Syamsu Rizal bin Moenif Ahmadi dikenal aktif dalam organisasi keagamaan dengan menjabat sebagai Direktur Rumah Sehat Baznas Kota Batam . Selain itu, beliau secara rutin dan sukarela menggelar kegiatan sosial kemasyarakatan berupa sunatan massal pada saat anak-anak sekolah libur sekolah. Karena kegiatannya itulah dr. Syamsu dijuluki sebagai Dokter Khitanan Massal .

Pria berusia 50 tahun kelahiran Sidoarjo (Jawa Timur) ini terakhir bertugas di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT), Tanjungpinang. Sebelumnya, beliau mengabdi di wilayah kabupaten Natuna selama 16 tahun, termasuk pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna dan Kabupaten Lingga .

Pada tanggal 2 Agustus 2020, dr. Syamsu datang berobat ke RS Awal Bros Batam dan mengeluhkan gejala seperti COVID-19 berupa demam yang disertai batuk dan pilek, disertai dengan sesak napas sejak 31 Juli 2020. Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, tim dokter menegakkan diagnosis pneumonia dan memutuskan merawat dr. Syamsi di ruang isolasi RS tersebut dengan status sebagai pasien probable COVID-19. Diduga terpapar virus SARS Cov-2 dalam masa perjalanannya ke Surabaya, dr Syamsu terkonfirmasi positif COVID-19 pada 4 Agustus 2020 melalui pemeriksaan swab tenggorokan .

Meskipun para petugas kesehatan telah melakukan yang terbaik di ruang perawatan ICU isolasi, kondisi almarhum terus menurun dan akhirnya berpulang ke Rahmatullah pada hari Sabtu, 8 Agustus 2020, pukul 23.30 WIB. Sebelum meninggal dunia, dr Syamsu sedang menjalani proses seleksi untuk menjadi Kepala RSUD Raja Ahmad Tabib dan tidak sempat mendengarkan keputusan akhirnya.

Testimoni:

DR H. Juramadi Esram, Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga : Saya sangat kehilangan sosok sahabat sekaligus rekan kerja yang baik. Semasa hidupnya, almarhum juga aktif melakukan banyak aktifitas sosial, selain di Nahdatul Ulama.
Giri Inayah, Tim Promotif Preventif Petugas Haji 2018 - Saturday, September 5, 2020
"Beliau adalah orang yang rendah hati, meski memiliki jabatan tinggi. Kebersamaan dlm 1 tim di Arafah dg beliau, membuktikan hal itu."
Rori Rizal - Saturday, September 5, 2020
"Beliau adlh imam yg sholeh..seorang ayah yg tauladan..kita bertemu d atas sajadah 2hr dlm semggu slm 2bln sj d klinik swasta d bekasi utara..sjk awal menikah beliau sll ajarkn u sll berbuat baik kpn pun k siapapun..kgiatan sosial bentuk tabungan u akhirat yg sll beliau dambakan..tak tega liat kaum duafa ksusahan cr tmpt berobat gratis..maka bergabung fn baznas buka RUMAH SEHAT BASNAZ d batam..sll cr donator obat yg nnt d sumbangkan u kgiatan sosial..SLMT JLN IMAM KU..hanya stu impianmu yg blm terwujud..KLINIK TANPA KASIR..smg ananda kta nnt bs mwujudknnya..Aaminn"
Dr. H. Muhammad Zaenuddin, S.Si., M.Sc. (Ketua PW ISNU Kepri) - Sunday, September 6, 2020
"Secara pribadi maupun sesama aktifis serta Pengurus ISNU Kepri, saya sangat berduka dan merasa kehilangan sosok yang bersahaja dan low profile namun sangat besar perhatian dan komitmen almarhum untuk umat dan masyarakat, khususnya di bidang sosial keagamaan. Semoga kita bisa meneruskan spirit perjuangan beliau."
Asral Hasan, teman sejawat dokter - Sunday, September 6, 2020
"Saya sangat kenal dekat dengan almarhum, memulai karir dokter bersama-sama di Kabupaten Kepri dan Kabupaten Natuna semenjak tahun 2001 hingga tahun 2019 lalu beliau setiap ke Jakarta menyempatkan berkunjung ke Kantor. Persahabatan kami sudah seperti keluarga. Kalau menilai kebaikan beliau saya banyak belajar arti kemanusiaan dan menolong sesama yang selalu beliau lakukan dimanapun bertempat tinggal. Kita kehilangan sosok seorang dokter yang shaleh dan gemar menolong sesama umat... semoga ALLAH SWT memberikan tempat yang terbaik disisiNya dan keluarga yang ditinggal tetap tabah menghadapi ujian ini..selamat jalan kawan kehadiranmu menjadikan kenangan bagi semua orang... Allahumaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu"
Mochamad Isa Arianto - Sunday, September 6, 2020
""Saya ingin kelak mereka yang khitan bersaksi, bahwa saya pernah membantu menyempurnakan ibadahnya" itulah ucapan beliau yang terngiang sampai sekarang. Akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kembali mendapatkan pengganti sosok komplit seperti beliau, dokter yang sederhana, ramah, berjiwa sosial tinggi yang fasih bicara agama. Kepergiannya yang begitu cepat masih meninggalkan kesedihan yang teramat dalam bukan hanya bagi keluarga tetapi juga masyarakat yang selama ini telah merasakan keringanan tangannya dalam kegiatan khitan gratis yang diselenggarakan di banyak daerah khususnya di Propinsi Kepri. Sudah tidak terhitung berapa banyak yang sudah terlayani sampai menjelang beliau wafat. Dokter yang tak kenal kata lelah, tak kenal waktu saat orang orang membutuhkannya kini telah pergi. Meninggalkan jejak jejak kebaikan yang teramat banyak, membekaskan hikmah di relung hati yang paling dalam. Selamat jalan Dokter... semoga husnul hotimah, diterima segala amal ibadahmu, diampuni segala kesalahanmu..."
dr. Andini triasti siregar, Sp.PK - Sunday, September 6, 2020
"Beliau orang baik, tulus dalam bekerja, rendah diri...Semoga husnul khaatimah...aamiin"
Hj endang dri wahyuni. - Sunday, September 6, 2020
"Slmt jln pk,smgh tenang disn..."
Dr. Hj Sulastri Msi ( Kepri) - Sunday, September 6, 2020
"Allah sayang pada Alm...beliau oeang yang sangat berjiwa sosial dan tulus slalu membantu...slamat jalan sahabat semoga Allah memberikan balasan syurgaNya"
dr. Satrio Waskito - Sunday, September 6, 2020
"Beliau orang baik, senior yang humble sehingga tidak menjadikan ada jarak yang jauh. Semoga almarhum husnul khotimah.. aamiin.."
Irwin Aras - Sunday, September 6, 2020
"Senior setahun lebih dulu di FK UNHAS, orangnya sangat menyenangkan, gampang akrab. Sangat tawaddu dan shalih dlm urusan agama. Sangat sedih kehilangan beliau. Allahummagfirlahu warhamhu wa'afihi wa afuwanhu, amin yaa rabbal 'alamin."
dr. Lauw HB (Sengkang) - Monday, September 7, 2020
"" Sebagai teman seangkatan di SYNERGIA 89 dan seperjuangan mulai saat menjalani OSPEK hingga masa kuliah almarhum dari kacamata saya sangat homely and humble bahkan sangat perhatian banget dengan teman-teman dan orang-orang sekitarnya terutama dilingkungan asrama kampus (Ramsis) meskipun saya bukan tinggal disitu namun seringkali menghabiskan waktu dikamar beliau sekadar numpang istirahat/bercanda disela nunggu jadwal kuliah berikutnya ataupun belajar bersama...dan satu hal yang tak akan kulupakan dari almarhum yang tidak pernah meninggalkan sholat sekalipun, meskipun sesibuk apapun....semoga semua amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberi Kekuatan dan dalam Lindungan Allah SWT.""
Yeyen - Tuesday, September 8, 2020
"Rasa gak percaya saat mendapat kabar mulai dari beliau masuk ICU, akan cuci darah, kritis dan akhirnya kabar duka ini kami terima...tp hanya keyakinan kami lah bahwa Pak Haji Rizal Insyaa Alloh akan lebih bahagia bisa berkumpul bersama Ibunda dan Adik beliau yg hanya bbrp hari sebelumnya telah mendahului utk berpulang ke Rahmatulloh...Pak Haji Rizal bagi kami adalah seorah sosok pemimpin yg begitu humble, dermawan, humoris dan mrpk tauladan kami semua di Tim Promotif Preventif 2018 saat kami bersama beliau menjadi petugas kesehatan haji Indonesia untuk melayani tamu2 Alloh...terutama utk saya yg mjd 1 tim di Madinah.Pakde...yaa begitulah kami terkadang manggil beliau...pastinya kami akan sll merindukan celotehan2 beliau baik secara langsung maupun di wa group..."ngonotaaa" itulah jargon beliau yg sll kami ingat...Sugeng tindak pakde, selamat istirahat dari riuhnya pekerjaan dunia...Insyaa Alloh wejangan dan tauladan Pakde kpd kami utk sll mengumpulkan bekal akhirat akan kami jadikan semangat menyongsong masa itu.Allohumaghfirlahu warhamhu wa'afihi waghfu'anhu...aamiin"
Andres Pùtranta Sitepu - Thursday, September 10, 2020
"_Innalilahi wa Innailaihi Rojiun_Tak disangka jarak pertemuan dan perpisahan itu sangat dekat.. Tak lama rasanya bisa mengenal sosoknya, tapi sungguh sikap humble, low profil dan mudah senyum menjadikan perkenalan menjadi cepat akrab. Tidak lepas dari ingatan ini setiap canda yang renyah namun penuh makna. Walau jarak usia yang jauh, namun sosok ini juga bisa menjadi seorang sahabat yang baik dan tanpa jarak.Sosok ini juga dikenal sebagai dokter khitanan massal gratis. Dalam beberapa kesempatan terlontar niat beliau untuk mencapai target seribu anak akan disunat gratis lewat keahlian tangannya dalam waktu enam bulan ke depan. “InsyaAlloh, niatan saya seribu (dikhitan, red) orang dalam satu semester. Doakan saya, semoga hajat ini dikabulkan,”. Ya Allah, sungguh beliau orang baik. Semoga beliau khusnul khotimah n semangat dan amal beliau menjadi amal jariah dan asbab hidayah bagi kami. Selamat jalan Bapak dan Sahabat kami dr. HM Syamsu Rizal bin Moenif Ahmadi* (Dokter RSUD RAT/Dokter Khitan Masal/Direktur RSB BAZNAS Kota Batam) pada hari ini, Sabtu, 8 Agustus 2020 jam 22.30 wib di ICU RS Awal Bros.Walau hari ini engkau tak bersama kami, tapi sungguh spek dirimu ada dalam ingatan dan do'a kami."
Ogsfika Yotri - Wednesday, September 9, 2020
"Saya sangat berduka dengan kepergian Om Syamsurizal karena beliau adalah sosok yg selalu saya figurkan. Beliau yang tidak pernah lelah untuk mengadakan kegiatan-kegiatan sosial khususnya sunat massal gratis di mana pun dengan memanfaatkan waktu libur anak-anak sekolah. Beliau juga selalu mengajak anak-anak dan istri beliau turun membantu beliau untuk kegiatan-kegiatan tersebut. Salut sekali sama almarhum Om yang sudah mulai mengajarkan untuk berbuat demi orang banyak ke anak-anak beliau sedari mereka kecil hingga alhamdulillah anak-anak beliau menjadi pribadi-pribadi yang mandiri, ramah, dan baik hati. Semoga anak-anak Om bisa mengikuti jejak Om menjadi pribadi yang berjiwa sosial tinggi dan sukses dunia akherat. Aamiin. Saya juga salut sama pribadi almarhum Om karena selalu tampil bersahaja dan tidak sombong dengan memperoleh kelebihan-kelebihan yang sifatnya duniawi yang diberikan Allah pada beliau. Ketika Om meninggal, saya baru tahu kalau beliau pernah menjabat sebagai kepala dinas dan baru tahu kalau beliau sedang mengikuti seleksi kepala dinas lagi. Saking beliau tak pernah membawa embel-embel siapa beliau di pekerjaan ke mana saja. Sosok dermawan dan bersahaja Om akan selalu kujadikan sebagai pijakan bersikap setiap hari Om. Suri tauladan yang baik buat kami, orang-orang di sekeliling Om yang Om tinggalkan. Semoga Om ditempatkan di surga-Nya Allah. Aamiin. Selamat jalan, Om."
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi