dr. Rusdi Yunus, MKT

dr. Rusdi Yunus, MKT

Dokter

Lebih dari sepekan setelah meninggal dunia, namanya belum masuk dalam daftar dokter yang meninggal dunia karena Covid-19. Ini terjadi karena hasil tes swab dr Rusdi Yunus MKT belum keluar. Karenanya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan tidak memasukkan namanya dalam daftar dokter yang gugur karena Covid-19. PB IDI secara resmi memasukkan namanya pada 2 September 2020. Beliau berpulang dengan tenang ke hadirat Allah SWT pada 25 Agustus 2020 sekitar pukul 17.30 WIB.

Meski hasil tes swab belum keluar, Rusdi dimakamkan dengan prosedur penanganan Covid-19. Sebab dia memiliki gejala mirip seperti pasien yang terpapar virus korona baru. Keluarga, rekan kerja, dan mahasiswanya berduka atas kepergiannya. Mereka kehilangan sosok yang aktif mengajar dan mengembangkan riset tentang kedokteran.

Sehari-hari, Rusdi mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan. Di kampus yang sama, ia ikut mengurus penerbitan jurnal kedokteran Ibnu Nafis. Pada jurnal itu, ia pernah menjadi salah satu redaktur pelaksana di tahun 2017. Rusdi menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 1999, dan melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya pada magister kedokteran tropis.



Staf Parasitologi Fakultas Kedokteran UISU atas nama dr Munauwarus Sarirah dan kawan-kawan - Saturday, September 5, 2020
"Beliau orang yang ramah, rendah hati, dan dengan senang hati beliau berbagi pengalamannya kepada kami. Belia panutan di kampus, mengayomi kami, memberi nasehat, dan tunjuk ajar. Tidak jarang beliau memberi kesempatan kepada kami. "Kalian yang muda ajalah yang maju, saya bimbing dari belakang", begitulah beliau menyemangati kami."
Dekan FK UISU dr Indra Janis, MKT - Saturday, September 5, 2020
"Beliau adalah seorang dosen yang tidak berambisi pada jabatan. Beliau tidak pernah mengeluh dan selalu mengerjakan pekerjaan dengan tanggung jawab. Beliau suka berbagi kepada siapa saja, terutama yang sedang mengalami kesusahan."
Taufiq, Fathi dan Taqi - Tuesday, September 8, 2020
"Allahummaghfirlahuu warhamhuu wa'aafihii wa'fu'anhu...Mbah Kakung adalah ayah dan kakek yang sangat penyayang... Tidak ragu mendahulukan kepentingan orang lain daripada diri sendiri.Beliau sangat ramah dan mengajarkan kami untuk senantiasa menjalin silaturahmi...Di rumah, beliau lah yang bangun paling pagi dan tidur paling terakhir.Kami sangat merindukan Mbah Kakung..."
Ayu Fipta Hardi - Tuesday, September 8, 2020
"Seorang pahlawan dalam keluarga, seorang pakde yang sangat menyayangi dan perhatian dengan keluarga, banyak membantu biaya pendidikan keponakan nya.Dari kecil sampai kami punya anak Kalau sakit selalu berobat dengan pakde tanpa membayar. Semoga pakde husnul khotimah , kami semua sayang pakde....."
Hisbullah Wardi Lubis - Jakarta - Sunday, September 20, 2020
"Allahummmaghfirlahuu warhamhuu waa'afihii wa'fu anhuu.... Selamat jalan saudaraku Rusdy. Sejak sama-sama sekelas di SMAN3 Medan, kami tetap menjalin pershabatan, bahkan almarhumah ibuku sangat kenal baik dengan almarhum. Karena hampir di setiap kunjunganku menjenguk ibuku selalu kami sempatkan bertemu walau hanya sebentar mampir di tempat almarhum praktek. Adik-adikku semua kenal padanya dan begitu juga adik-adik almarhum. Terakhir sekitar 20 hari sebelum kepergian almarhum, kami masih sempat telponan dan saat itu aku minta dibuatkan resep untuk cucuku yang kena diare. Saat itu aku sempat bertanya, "Kau sakit, Rus?" Dijawabnya, "Agak kurang fit saja." Tetapi suaranya terdengar melemah dan tidak seperti biasanya. Terakhir kusarankan sementara nggak usah praktek dulu dan dia menjawab memang sudah sebulan terakhir tidak praktek lagi. Yaa Allah tempatkanlah saudaraku ini di JannahMU. Beliau adalah sosok yang sangat baik diantara kami. Aamiin YRA"
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi