Kolonel CKM (Purn) dr. Heldarsjah Sjahruddin, Sp. THT-KL

Kolonel CKM (Purn) dr. Heldarsjah Sjahruddin, Sp. THT-KL

Dokter

Kol CKM (Purn) dr. Heldarsjah Sjahruddin, Sp. THT-KL menyelesaikan pendidikan kedokterannya di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar (1978) dan Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Kepala dan Leher dari almamater yang sama (1984). Setelah purna tugas dari TNI-AD, beliau berpraktik di RS Royal Taruma dan RS MRCCC Siloam Jakarta.

Dokter Bobby, begitu rekan-rekan sejawat memanggilnya, memiliki hobi menyanyi dengan suaranya yang merdu berkarakter. Dikenal ramah dan senang bergurau, beliau juga anggota aktif di organisasi profesi, seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Ahli Telinga Hidung dan Tenggorok, Kepala dan Leher.

Setelah berjuang melawan infeksi virus SARS-Cov-2, beliau berpulang dengan tenang kehadirat Illahi pada hari Jumat (11/09/2020) di RSPAD Gatot Subroto Jakarta sekitar pukul 22.16 WIB.
Ibu Ria Asrul, Pimpinan Yayasan Miftahul Jannah di Jakarta - Tuesday, September 15, 2020
"Kami mengenal dr. Bobby dari adik beliau, dr. Rosdiana yang sering memanggil putra putri asuh Yayasan Miftahul Jannah, yang terdiri dari anak yatim piatu dan dhuafa. Misalnya, pada setiap acara keagamaan mengenang houl atas meninggalnya Opa (ayah) beliau, Bapak H. Ahmad Dara Syahrudin atau acara buka puasa bersama yang sering diadakan di rumah beliau di jalan Pancoran dekat Kalibata. Selain memberikan santunan dan menyediakan hidangan, beliau pun juga sering mengusap kepala anak-anak yatim/piatu dengan penuh kasih sayang. Sudah hampir 10 tahun beliau sekeluarga besar dan adik-adik beliau yang semuanya dokter membantu yayasan kami, Miftahul Jannah untuk mendukung pendidikan SMP dan SMA dengan sekolah gratis dan kebutuhan sehari-hari sampai anak-anak mendapatkan ijazah nasional. Ketika beliau dirawat di RS, tiga hari sebelum meninggal masih mengirim pesan WA kepada istrinya untuk mengirim santunan kepada Yayasan Miftahul Jannah dan digunakan membantu pendidikan anak-anak asuh kami. Walaupun kami berdoa terus menerus bagi kesembuhan dokter Heldarsyah, Allah telah menentukan takdirnya dan beliau wafat sebagai Syuhada. Kami ikhlas dan Allah telah menjanjikan syurga bagi hambanya yang wafat dalam wabah penyakit: "Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ikhlas lagi diridhoiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu dan masuklah kedalam syurgaKu." Aaaminnn Ya Robbal Alaaminnnn."
Mayor CPM Arsyad - Thursday, October 8, 2020
"Saya adalah salah satu anak angkat almarhum Ayahanda H. Hendarsyah Syahruddin. Mulai kenal beliau sejak di Makassar tahun 1986 sampai sekarang. Atas izin Allah, beliau yang membantu saya mulai dari masuk TNI sampai sekarang. Alhamdulillah karunia Allah, Beliau juga sangat memperhatikan orang-orang yang susah seperti yatim piatu, fakir miskin, dan kaum dhuafa. Sebagai buktinya, beliau adalah Pendiri sekaligus Pembina Pondok Yatim Piatu Tahfiz Al-Qur'an Yayasan Al-Arsy di Petukangan Utara. Beliau sangat kharismatik dan di dalam qalbunya selalu ingin berbuat baik untuk sesama hamba Allah . Sangat banyak kenangan baik yang langsung saya lihat sendiri. Sungguh tidak bisa diuraikan tetapi salah satu di antaranya yang masih selalu saya ingat, yaitu di tahun 1990-an waktu beliau praktik di Bekasi datang salah satu pasien ibu bersama anaknya yang kondisi ekonominya kurang mampu. Dalam situasi emergency, langsung beliau ambil tindakan medis saat itu juga. Setelah selesai, beliau bilang tidak usah bayar dan semua biaya dibebaskan. Almarhum juga membantu memberikan uang kepada pasien tersebut untuk ongkos pulang. Hal tersebut sangat membekas dalam jiwa raga saya, sehingga kalau ada permasalahan yang berkaitan dengan pribadi maupun dinas, selalu berkomunikasi dengan Beliau. Alhamdulillah karunia Allah, selalu ada solusi yang sangat baik dan bijak dari Almarhum. Semoga Ayahanda Almarhum H. Heldarsyah Syahruddin mendapatkan tempat yang mulia di surgaNya Allah SWT. Al Fatihah... Aamiin..."
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi