dr. H. Ananto Prasetya Hadi, MKK

dr. H. Ananto Prasetya Hadi, MKK

Dokter

Dokter Ananto Prasetya Hadi sehari-hari bertugas di RSCM Jakarta. Jabatan terakhirnya sebagai Kepala Bagian Diklat RSCM Jakarta dan sebelumnya pernah juga menjadi Kabag Pemasaran dan Humas RSCM Jakarta. Di awal karir, beliau pernah bertugas sebagai Kepala Puskesmas Kuripan, Lombok Barat dan kemudian memegang sejumlah jabatatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Mataram, Denpasar, Mataram, hingga Bandung. Sebagai dokter di layanan primer, beliau juga pernah mendapat pengharagaan sebagai dokter PTT teladan 1 Provinsi NTB.

Sejak kecil, dokter Ananto telah berkelana di sejumlah daerah di Indonesia. Beliau menamatkan sekolah dasar d Jakarta, kemudian sekolah menengah di Surabaya, sekolah menengah atas di Tulungagung, kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali sebelum kemudian mengambil Magister Kedokteran Kerja di Universitas Indonesia.

Pada tanggal 24 September ini, dokter Ananto seharusnya berulang tahun yang ke 48 tahun. Namun, nasib menggariskan lain. Wabah COVID-19 telah merenggut hidup dokter yang memiliki jiwa kemanusiaan tinggi ini pada 12 September 2020.

Seperti dikisahkan dr. Alfa Sylvestris, SpM, adik ipar almarhum, di laman FB-nya, pada bulan Juli 2020, almarhum sempat membeli lukisan berjudul Angels Without Wings, yang dilukis dr. Alfa. Lukisan ini dibuat sebagai penghormatan bagi para pahlaw COVID-19, sementara dana pembelian lukisan ini kemudian disalurkan ke Badan Amal LazizMU. "Lukisan ini rencananya akan beliau pajang di kantor karena beliau sangat terkesan dengan lukisan yang sarat makna ini..." tulis dr. Alfa.

Kepergian dokter Ananto ini meninggalkan kesedihan yang dalam bagi keluarganya, seperti ditulis oleh istri almarhum, Dwi Novita, berikut ini:
Surat untuk suamiku Ananto Prasetya Hadi

Sayang.. aku sangat mencintaimu
Tapi ternyata Allah lebih mencintaimu
Engkau orang baik, terlalu baik malah sampe kadang aku protes klo engkau menolong orang yg dl pernah menyakitimu
“Gapapa... semua yg di dunia ini gak gratis, pasti kita ntar dpt balasan yg lain dr Allah”
“Kita harus menolong orang yg kesulitan, biar jalan kita juga dipermudah”
Itu kata2 yg sering engkau katakan

Engkau adalah suami dan papa yg sangat baik, guru kehidupanku... selalu berusaha memberikan yg terbaik buat aku dan anak2

Ya Allah... maafkan aku klo terkadang masih bertanya kenapa Engkau memanggilnya begitu cepat.
Begitu banyak rencana yg blm dikerjain
“Besok klo udah tua, anak2 udah nikah.. kita jalan2 berdua naik vw tua ya. Kan lucu orang tua2 naik mobil tua”
Sekarang gak ada lg yg godain aku.. “percuma senam tiap hari gak kurus2”
Gak ada lagi acara wiken kita berdua jalan2 ke baltos liat mainan..
Rumah sekarang sepi sayang.. krn biasanya engkau yg sll ceria dan menghidupkan suasana
Ya Allah... padaMu rindu ini kutitipkan

Ya Allah... terimalah dia di surgaMu, terangilah kuburnya, berikan dia tempat terbaik disisiMu, jadikan dia syuhadaMu... Aamiin aamiin yaa robbal ‘aalamiin

Panggil aku dr surgaNya ya sayang...smoga kita bisa berkumpul lg. Insyaa Allah aku akan menjaga anak2 kita dan menjadikan mereka anak2 yg sholeh... aamiin aamiin yaa robb

Innalillahi wainnailaihi rojiun. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha

*Alfateha

Padalarang, 15092020
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi