dr. Eka Widyanto Seksana

dr. Eka Widyanto Seksana

Dokter


Dr Eka Widyanto Seksana merupakan dokter ke-116 yang gugur karena Covid-19. Dia meninggal di usianya ke-38 tahun di Rumah Sakit (RS) Pelni, Jakarta, Selasa, 15 September 2020 pukul 16.20 waktu Indonesia barat (WIB)1. Kepergiannya mengagetkan keluarga dan para sahabatnya. Mereka tak menyangka maut menjemputnya begitu cepat. Dr Eka meninggalkan seorang isteri dan dua anak. Menurut sahabat almarhum, sebagian dari mereka menjadi pasien Covid-19.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Jakarta ini sempat menjalankan praktek di sebuah rumah sakit di Jakarta. Namun belakangan, almarhum banyak menyibukkan diri pada kegiatan usaha keluarga. Belum ada penjelasan yang detail mengenai riwayat serangan virus korona baru penyebb Covid-19 yang diderita almarhum2.


Referensi :
1. https://kompas.id/baca/humaniora/ilmu-pengetahuan-teknologi/2020/09/16/hapus-stigma-terhadap-tenaga-kesehatan-dan-keluarga/.
2. Keterangan dokter Iqbal SpOG, sahabat almarhum.
Dr Iqbal SpOG, sahabat almarhum - Thursday, September 17, 2020
"Beliau hamba yang taat beribadah, anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya, suami yang mencintai istri dan kedua anaknya, sahabat yang selalu menolong dan sangat memberikan kesan kepada setiap orang yang dikenalnya. Almarhum juga sosok yang baik, humoris, solutif dan simpel."
dr. Aulia Rahman, Sp.DV - Friday, October 2, 2020
"Almarhum Eka orangnya asik, supel dan loyal terhadap teman. Selain itu, almarhum sosok kepala keluarga pekerja keras dan "family man""
Syafrizal - Saturday, October 3, 2020
"“Seseorang yang sangat baik. Semua kebaikanya akan membuat teman-temannya selalu mengenangnya. Eka tidak akan hilang dalam ingatan, walau sudah pergi. Dia selalu ada walaupun kata-kata tidak cukup untuk memberitahu semua kebaikan seorang Eka. Istirahatlah yang tenang dan bahagialah engkau disisi Allah SWT “"
dr Rynna Dyana - Friday, October 2, 2020
"Orang baik dan sangat ramah."
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi