dr. Herwanto, SpBD

dr. Herwanto, SpBD

Dokter

Sebelum meninggal dunia, dr Herwanto SpBD (63 tahun) menjalani perawatan kurang dari sepekan di sebuah rumah sakit di Medan, Sumatera Utara. Menurut rekan sejawat sesama dokter, gejala yang dialaminya mirip pasien COVID-19, sementara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Utara menyebut Herwanto sebagai salah satu dokter yang meninggal dunia karena terpapar virus SARS-CoV-2.

Namun, hasil pemeriksaan apus tenggorokan dr Herwanto dinyatakan negatif dari paparan virus SARS Cov-2 sampai dua kali. Karenanya, sebagian sumber pemberitaan tidak menyebut namanya sebagai pasien COVID-19. Meski begitu selama perawatan dan pemakamannya menggunakan prosedur Covid-19 .

Herwanto menempuh pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan tahun 1977. Di kampus yang sama, dia melanjutkan kuliah spesialisasi bedah. Namun Herwanto kemudian lebih banyak meniti karir sebagai dokter di Asahan. Selama di wilayah timur Sumut ini, Herwanto pernah menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Abdul Manan Simatupang dan sempat menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan.

Sumber:
https://analisadaily.com/berita/baca/2020/08/04/1008008/lagi-dokter-senior-di-medan-meninggal-akibat-covid-19/
Keterangan IDI Medan pada 30 Agustus 2020.
Keterangan dokter senior di Kabupaten Asahan, yang juga senior almarhum dr Ansarudin Nasution, 30 Agustus 2020
Dr Umar Zein, SpPD, teman seangkatan almarhum di FK USU - Saturday, September 26, 2020
"Saya dan almarhum sama-sama satu angkatan di kampus. Kami juga mengawali karir sebagai dokter di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dia orangnya humoris, suka olahraga, dan pandai bergaul. Secara pribadi dia orangnya menyenangkan. Spesialisasi almarhum di bidang bedah, sangat dibutuhkan warga Asahan."
Dr Ansarudin Nasution, dokter senior di Kabupaten Asahan - Saturday, September 26, 2020
"Saya mengenal beliau sebagai dokter bedah yang diandalkan di Asahan. Meskipun sudah pensiun beliau masih praktik sebagai dokter. Saya kaget, tidak lama setelah dirawat di Medan, kami mendapat kabar beliau meninggal dunia."
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi