dr. Devid Erfiyanto

dr. Devid Erfiyanto

Dokter

Kabar duka menimpa keluarga besar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Koesma Tuban. Salah satu dokter yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Koesma Tuban, dr. Devid Erfiyanto, meninggal dunia akibat infeksi virus corona, tepatnya pada Kamis, 1 Oktober 2020.

dr. Devid menamatkan pendidikan kedokterannya di Universitas Muhammadiyah Malang pada tahun 2009. Selama pandemi berlangsung, almarhum adalah salah satu dokter yang turut aktif dalam menangani sejumlah pasien COVID-19 di RSUD dr. Koesma Tuban1. Namun, saat menjalani tugasnya, almarhum sempat mengalami sesak napas, kemudian dirawat di RSUD tempatnya bekerja sejak Senin, 28 September 2020 dengan hasil pemeriksaan swab positif2. Menurut Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Koesma, Abdul Rochman, almarhum diduga terpapar dari seorang pasien dengan status OTG yang ia tangani di ruang IGD3.

Keadaan almarhum sebenarnya sempat membaik setelah menerima perawatan medis, namun kondisi tubuhnya mendadak turun, dan tak lama berselang, meninggal dunia. Menurut Saiful Hadi, Direktur RSUD dr Koesma Tuban, dr. Devid Erfiyanto memiliki penyakit penyerta, yakni obesitas, yang menyebabkan proses pemulihan lebih sulit karena infeksi virus yang lebih fatal di tubuh pasien dengan penyakit penyerta4.

dr. Devid Erfiyanto dinyatakan meninggal dengan hasil pemeriksaan swab positif dan dimakamkan dengan prosedur protokol penanganan jenazah COVID-19 di Pemakaman Brondong, Lamongan.

Sumber:
1.https://www.liputan6.com/regional/read/4371247/sempat-membaik-dokter-rsud-dr-koesma-tuban-meninggal-positif-covid-19

2. https://radarbojonegoro.jawapos.com/read/2020/10/02/216925/lagi-dokter-ird-rsud-tuban-meninggal-positif-covid

3. http://bloktuban.com/2020/10/06/sumber-awal-penularan-covid-19-di-rsud-koesma-dari-pasien-otg-13-tahun/

4. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5196555/dokter-rsud-koesma-tuban-meninggal-karena-covid-19
Kenal dengan mendiang? kirim testimoni anda semasa hidup dengan mendiang disini:

*Proses pengiriman testimoni akan menggunakan nomor hp yang terdaftar di WhatsApp untuk verifikasi