header image
Foto dr. Yola Nugroho, Sp.OG

dr. Yola Nugroho, Sp.OG 💐

dokter
Dokter Yola Nugroho, Sp.OG (51 tahun) menamatkan studi kedokteran umum di Universitas Padjajaran, Bandung pada tahun 1992. Beliau kemudian melanjutkan studi spesialis Obsteri dan Ginekologi di Universitas Sriwijaya dan mendapatkan gelar spesialis tersebut pada tahun 2007, menjadikannya sebagai dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Sehari-hari, dokter Yola Nugroho bertugas di Rumah Sakit Keluarga Kita dan RS Hermina Bitung, Tangerang, Banten, memberikan konsultasi kebidanan dan kandungan. Beliau juga tergabung dalam Perkumpulan Obsteri dan Ginekologi Indonesia.
Dokter Yola tercatat sebagai dokter ke-138 yang gugur akibat terpapar COVID-19, menurut catatan tim Pusara Digital, LaporCOVID-19. Beliau meninggal dunia tepatnya pada hari Selasa, 13 Oktober 2020 di RS Primaya Tangerang. Belum diketahui bagaimana dan darimana almarhum terpapar virus SARS-CoV-2. Namun, kepergian almarhum merupakan sebuah kehilangan besar bagi dunia medis di Indonesia, khususnya bidang kebidanan dan kandungan, dan masyarakat yang sudah dilayani oleh almarhum.

Catatan : Apabila ada keluarga atau rekan sejawat yang mengetahui informasi lebih mengenai almarhum, dapat diinformasikan ke kami melalui testimoni atau WAbot. Terimakasih

Sumber:
https://www.alodokter.com/cari-dokter/dr-yola-nugroho-spog

Pesan Belasungkawa

Anonim

Anak pertama saya lahir di tangan Dokter Yola. Bahkan dia gunakan CC-nya untuk bayar 75% biaya caesar anak saya. TERIMAKASIH DOK. You will not be forgotten. Yang tabah, Mbak Rieke...

26 Jun 2021

Lia Agustia

Saya adalah pasien beliau dari tahun 2015. Hamil anak pertama dan kedua dan pernah keguguran pun beliau yang tangani.. Setiap bulan USG sampai melahirkan pun beliau selalu melayani dengan penuh perhatian.. Bahkan beliau membantu saya serta suami dalam mengurus BPJS agar dimudahkan saat akan caesar di RS.. Dan yang paling berkesan di hati saya serta suami adalah saat beliau dengan tegas meminta untuk diberikan kasur tambahan untuk anak kedua saya yang saat itu henti nafas sesaat setelah lahir agar bisa masuk di ruang NICU.. Ya Allah dok.. Begitu baik sekali, halus tutur katanya selalu sopan dan lembut.. Sekarang saya sedang hamil dok anak ketiga, tapi dokter sudah gak ada padahal waktu operasi caesar anak kedua beliau bercanda "Nanti anak ketiga sama saya lagi ya bu, udah langganan kan sama saya mudah²an kita masih berumur yaa " Masya Allah sedih inget itu.. Sekarang malah saya yang berasa begitu kehilangan sosok dokter seperti dr. Yola, karena belum ketemu lagi dokter yg pas di hati. Dok Terima kasih banyak yaa atas semuanya, atas semangat dan nasehat nya, atas ketegasan dokter anak saya bisa masuk NICU dan alhamdulillah selamat. Terima kasih dok.. Semoga Allah permudahkan jalanmu ke surgaNya, dan semoga dokter di tempatkan di tempat yang terang, bersama orang² beriman lainnya.. Amin Miss you dok.. ❤❤❤

6 Feb 2021

Rieke Savitri

Menganggap bahwa dunia yang ditekuni adalah dunia entertainment dengan "happy ending" ... dengan mendekatkan pasien dan keluarganya dengan janin yang tumbuh dan berkembang di rahim pasiennya. Sebagai suami dan kepala keluarga, beliau adalah pribadi yang bertanggungjawab dan tidak banyak bicara.

10 Jan 2021